Kamis, 26 Desember 2013

MAKHLUK HIDUP

Metamorfosa

Rangka dan Alat indera


Metamorfosa katak

Kerangka Manusia

Pertumbuhan Ayam

Daur Hidup

OBSERVASI SD N GIWANGAN YOGYAKARTA

Profil Sekolah

Proses Observasi

Proses KBM

Mentor dan kelompok kami

Profil Mentor

Halaman Depan Kelas

Salah satu buku siswa

Rabu, 25 Desember 2013

Ciri-ciri khusus makhluk hidup


Materi IPA Kelas 6
 Bab I  Ciri-ciri Khusus Makhluk Hidup
Tuhan Yang Maha Kuasa telah menciptakan semua makhluk hidup yang ada di bumi ini dengan memiliki kelebihan masing-masing. Setiap kelebihan yang dimiliki makhluk hidup digunakan agar dapat tetap hidup di bumi ini. Kelebihan atau keistimewaan makhluk hidup tersebut kita kenal dengan ciri khusus.
A. Ciri Khusus pada Hewan
1. Cicak Cicak termasuk hewan melata. Ciri khusus yang dimiliki cicak adalah: a. memiliki sistem perekat pada telapak kakinya. Dengan sistem perekat ini cicak dapat merayap pada dinding,tembok,atau langit-langit untuk memburu serangga (nyamuk,laron,lalat) sebagai makanannya. b. kemampuan memutuskan ekornya,untuk menyelamatkan diri dari musuhnya atau bahaya yang mengancam cicak. Memutuskan ekor pada cicak disebut autotomi. c. memiliki lidah yang panjang dan lengket, sehingga dapat menangkap mangsa berupa serangga yang terbang.

2. Bunglon Bunglon merupakan hewan yang gerakannya lambat. Makanan bunglon berupa serangga-serangga kecil seperti: belalang,capung,dan jangkrik. Ciri khusus yang dimiliki bunglon adalah: Bunglon dapat menyamarkan warna kulit tubuhnya menyerupai lingkungan tempatnya tinggal (batang pohon,daun) bertujuan untuk mengelabui mangsanya, dan untuk berlindung dari musuh alaminya. Kemampuan untuk menyamarkan/mengubah warna kulit menyerupai lingkungan tempatnya tinggal disebutmimikri. Bunglon juga memiliki lidah yang panjang dan lengket, untuk menangkap mangsanya.

3. Kelelawar Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia (hewan menyusui) yang dapat terbang. Sayap tersebut membentang di antara tulang lengan,kaki,dan ekor. Kelelawar mencari makanan pada malam hari. Pada siang hari hewan ini tidur. Kelelawar ternyata mengandalkan ketajaman indra penciuman dan pendengarannya. Kelelawar memancarkan bunyi berfrekuensi tinggi melalui mulutnya. Bunyi yang dipancarkan oleh kelelawar akan dipantulkan oleh benda-benda di sekitarnya. Pantulan gema(sonar) ini akan ditangkap oleh telinga kelelawar sebagai alat pendeteksi/sensor. Dengan alat pendeteksi ini kelelawar dapat: 1. Mengetahui letak benda atau mangsanya. 2. Menghindari benda yang menghalanginya. Kemampuan kelelawar mengetahui lingkungan sekitar dengan menggunakan sistem sonar dikenal dengan istilah ekolokasi. Indra penciuman kelelawar yang tajam juga sangat membantu kelelawar dalam mencari mangsa di malam hari. Kebanyakan kelelawar memakan serangga. Ada pula yang memakan buah-buahan,madu,ikan,mamalia kecil, dan reptil. Bahkan di Amerika Selatan dijumpai jenis kelelawar penghisap darah.

4. Unta Unta hidup di padang pasir yang kering dan gersang. Unta mampu berjalan dalam waktu yang lama tanpa makan dan minum. Unta memiliki punuk pada punggungnya. Ada unta yang memiliki satu punuk ada juga yang mempunyai dua punuk. Punuk berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Punuk unta berisi lemak dan air. Bila lemak dan air habis terpakai, punuk menjadi mengkerut dan lemas. Rambut unta yang tebal melindungi dari sengatan panas matahari. Perut unta yang besar mampu menyimpan rumput dan air yang sangat banyak. Unta hampir tidak mengeluarkan keringat, dan membuang kotoran dalam jumlah yang sangat sedikit. Unta sangat berhemat dalam mengeluarkan air dari dalam tubuhnya. Bahkan cairan yang keluar dari hidung pun dimasukkan lagi ke dalam mulutnya.

5. Bebek Bebek adalah hewan yang hidup di darat, namun untuk mencari makan, bebek biasanya berada di air. Ciri khusus yang dimiliki bebek adalah paruh yang agak panjang dan lebar pada bagian ujungnya. Agar tubuhnya tidak basah jika terkena air waktu mencari makan di kolam atau danau yang dangkal, bulu bebek dilapisi oleh minyak, sehingga air pada bulu cepat hilang ketika bebek mengibas-ngibaskan badannya. Ciri khusus yang lain adalah kaki yang berselaput, sehingga bebek dapat berenang dengan mudah.

B. Ciri Khusus pada Tumbuhan
1. Teratai
Teratai termasuk tumbuhan yang hidup di air (hidrofit). Daun teratai umumnya berbentuk bulat. Ada jenis teratai yang diameter daunnya mencapai 1-2 meter. Daun yang lebar ini memudahkan penguapan air serta fotosintesis. Tanaman teratai tumbuh dari dasar air. Tangkai daun cenderung tumbuh menjalar, sehingga helai daun selalu terlihat mengapung. Tangkai bunga cenderung tumbuh tegak sehingga bunga teratai dapat muncul dan menyembul dari permukaan air. Akar tanaman teratai tumbuh di dasar air batangnya berada di dalam air. Bunga teratai memiliki banyak lapisan kelopak. Cara perkembangbiakan dengan biji dan tunas.

2. Kantung Semar Kantung semar merupakan tumbuhan pemangsa daging. Seperti tumbuhan lainnya, kantung semar membuat makanannya sendiri dengan fotosintesis. Tumbuhan kantung semar berbentuk seperti piala, hidup di rawa-rawa yang kandungan nitrogennya sangat sedikit. Kebutuhan nitrogen dicukupi dari serangga yang menjadi makanannya. Dinding dalam kantong semar bersifat licin dan mengeluarkan nektar (bahan madu) yang dapat menarik serangga. Serangga yang menghisap nektar akan tergelincir masuk ke dasar tubuh kantung semar. Tubuh serangga yang banyak nitrogen akan larut di dasar kantong dan diserap oleh tumbuhan tersebut. Serangga yang terperangkap dalam kantong semar tidak dapat terbang keluar karena tutupnya secara otomatis akan mengatup. Tumbuhan pemangsa serangga lainnya, yaitu tumbuhan venus.


3. Kaktus
Tumbuhan kaktus biasa tumbuh di daerah padang pasir yang panas dan kering. Di padang pasir, dalam sehari bisa turun hujan dalam jumlah yang banyak sekali namun kemudian diikuti dengan musim kering yang panjang. Ketika hujan turun, kaktus menyerap air sebanyak mungkin. Adapun ciri khusus yang di miliki kaktus adalah: 1. Akar tunggang yang tumbuh lurus masuk jauh ke dalam tanah/pasir dan akar-akar serabut yang banyak tumbuh yang menyebar menyamping berfungsi menyerap air sebanyak-banyaknya 2. Batang yang gemuk, berfungsi sebagai tempat menyimpan air. Batang kaktus dilindungi oleh kulit yang tebal sehingga mencegah kehilangan air karena penguapan. 3. Tanaman kaktus tidak berdaun, tetapi banyak duri di tubuhnya, sehingga penguapan air sedikit, sehingga tanaman ini mampu menyimpan air untuk jangka waktu lama. Duri kaktus juga berfungsi melindungi dari hewan-hewan yang ingin merusak tanaman.


4. Bunga Rafflesia Bunga Rafflesia tidak memiliki klorofil. Tumbuhan ini hidup sebagai parasit pada akar tumbuhan lain. Rafflesia adalah bunga terbesar di dunia. Garis tengahnya sekitar satu meter. Bunga ini mengeluarkan bau seperti bau busuk bangkai. Rafflesia berkembang biak melalui penyerbukan yang dibantu oleh serangga (lalat). Sehingga untuk menarik lalat agar datang, bunga ini mengeluarkan bau busuk.

 Bab 2 Perkembangbiakan Makhluk Hidup 
A. Perkembangan pada Manusia
Tanpa kita sadari makhluk hidup di sekitar kita, kian hari kian bertambah jumlah. Contohnya saja manusia. Populasi manusia semakin bertambah dari tahun ke tahun. Mengapa hal terjadi? Setiap makhluk hidup berusaha melestarikan jenisnya dari kepunahan. Oleh karena itu, setiap makhluk hidup memliki kemampuan untuk berkembang biak. Berkembang biak adalah cara menghasilkan keturunan atau anak. Lalu, bagaimana halnya dengan hewan dan tumbuhan? Samakah cara perkembangbiakan hewan dan tumbuhan? Jawaban mengenai pertanyaan tersebut akan kalian dapatkan setelah mempelajari bab ini. Secara umum perkembangbiakkan makhluk hidup dibedakan menjadi dua cara, yaitu: a. Perkembangbiakan secara vegetatif (tidak kawin), yaitu individu baru (anak) berasal hanya dari satu induk saja sehingga individu baru merupakan bagian tubuh induknya. Sifat-sifat individu baru sama persis dengan induknya. b. Perkembangbiakan secara generatif (kawin), yaitu individu baru (anak) merupakan hasil perkawinan antara induk jantan dan induk betina. Perkawinan atau pembuahan adalah proses peleburan antara sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina. Agar dapat berkembang biak dan melestarikan keturunan, manusia melakukan perkembangbiakan secara generatif melalui perkawinan. Untuk melakukan perkembangbiakan harus diawali tahapan pertumbuhan menuju kedewasaan, tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia dapat diamati pada gambar berikut ini.

Dari gambar di atas tampak perbedaan dari setiap tahapan pertumbuhan dan perkembangan manusia dari bayi sampai dewasa. Kebutuhan manusia di setiap tahap perkembangan juga berbeda. Misalnya, pada saat kalian bayi, belum bisa makan makanan yang keras karena belum tumbuh gigi. Sehingga hanya makanan yang lunak dan agak cair yang dapat masuk ke dalam tubuh. Namun, ketika kalian menginjak masa anak-anak, makanan yang dapat dimakan sudah mulai bertambah. Begitu seterusnya hingga nanti kalian dewasa dan lanjut usia. Manusia dapat memulai proses perkembangbiakan ketika sudah dewasa. Sebelum dewasa, manusia mengalami proses menuju kedewasaan yang ditandai dengan masa pubertas. Tahapan/masa pubertas merupakan salah satu tahapan yang selalu dilalui oleh setiap manusia. Selama masa pubertas setiap manusia akan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat disertai banyak perubahan. Masa pubertas dimulai pada usia 9-14 tahun, dan berakhir menjelang usia 20 tahunan dengan ditandai berhentinya pertambahan tinggi badan.
Tahapan pubertas ini sangat berkaitan erat dengan kemampuan manusia untuk berkembang biak, karena dengan terjadinya perubahan fisik pada tubuh memungkinkan manusia dapat berkembang biak secara kawin. Perubahanperubahan apakah yang terjadi pada manusia pada masa pubertas? Berikut akan diuraikan!
Masa pubertas anak perempuan lebih cepat dibandingkan dengan anak lakilaki. Perubahan yang jelas terlihat pada perubahan fisiknya yang mengiringi perubahan utama yang terjadi dalam tubuh. Perubahan tersebut dikendalikan oleh hormon kelamin.
Ciri-ciri perubahan fisik dapat kita lihat pada masa pubertas adalah sebagai berikut.
Kematangan perkembangan alat kelamin pada perempuan, ditandai dengan terjadinya menstruasi. Menstruasi adalah keluarnya sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium) yang tidak dibuahi bersama lapisan dinding rahim yang banyak mengandung pembuluh darah. Pada saat menstruasi darah keluar sedikit demi sedikit malalui lubang kelamin (vagina) selama 2-14 hari, mentruasi terjadi setiap bulan sekali atau terjadi setiap 28 hari sekali. Namun setiap wanita lama menstruasi dan siklus menstruasi berbeda-beda. Apabila seorang perempuan telah mengalami menstruasi berarti telah mempersiapkan diri untuk terjadinya kehamilan. Pinggul membesar untuk mempermudah kelahiran dan payudara membesar untuk mempersiapkan air susu bagi bayi yang dilahirkannya.
Pubertas pada anak laki-laki ditandai dengan dihasilkannya sel sperma (sel kelamin jantan) oleh alat kelamin laki-laki yang disebut testis. Jutaan sperma dihasilkan setiap hari oleh seorang laki-laki. Sehingga apabila testis telah penuh, kemungkinan sperma keluar dengan sendirinya melalui mimpi, yang dikenal dengan mimpi basah.

Dengan terjadinya perubahan dalam tubuh, seorang perempuan dapat menghasilkan sel telur dan seorang laki-laki dapat menghasilkan sel sperma. Hal inilah memungkinkan manusia melakukan perkembangbiakan atau kawin. Namun, untuk manusia ketika akan melakukan proses perkembangbiakan harus memperhatikan nilai-nilai agama, yaitu melalui proses pernikahan. Melestarikan keturunan tanpa melalui proses pernikahan merupakan tindakan tidak bermoral yang harus dihindari. Maka hati-hatilah dalam bergaul antara laki-laki dengan perempuan. Hindarilah pergaulan bebas dan hal-hal yang menjurus ke pergaulan bebas, seperti berdua-duaan antara laki dan perempuan, hindari tontonan dan bacaan yang tidak pantas. Selain itu, ikutilah aturan-aturan dalam agama seperti berpenampilan baik, berbudi pekerti luhur dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara beribadah. Setelah usia 40 tahun tubuh kita akan menua dengan cepat. Masa ini disebut lanjut usia. Masa lanjut usia ditandai dengan kulit menjadi berkerut, tulang-tulang makin rapuh, otot makin lemah, rambut menipis, dan memutih. Pada akhirnya fungsi organ dalam tubuh berhenti dan suatu saat seseorang meninggal.
B. Perkembangbiakan Tumbuhan
1. Tumbuhan Berkembang Biak secara Generatif
Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan adalah terjadinya tumbuhan baru yang didahului dengan penyerbukan. Penyerbukan merupakan peristiwa. jatuhnya serbuk sari yang mengandung sel kelamin jantan ke kepala putik yang mengandung sel kelamin betina. Alat-alat perkembangbiakan generatif tumbuhan terdapat pada bunga. Bentuk dan susunan bunga setiap jenis tumbuhan berbeda-beda. Namun, secara umum bagian-bagian bunga yang lengkap dapat kamu lihat pada gambar berikut.

Alat perkembangiakan tumbuhan adalah benang sari dan putik. Benang sari merupakan alat kelamin jantan dan putik merupakan alat kelamin betina. Benang sari terdiri dari tangkai sari dan kepala sari. Pada kepala sari yang cukup tua terdapat kotak sari yang berisi serbuk sari. Di dalam setiap serbuk sari terdapat sel kelamin jantan atau spermatozoid. Putik terdiri kepala putik, tangkai putik,dan bakal buah. Di dalam bakal buah terdapat satu atau lebih bakal biji. Di dalam setiap bakal biji terdapat kantung lembaga yang mengandung beberapa inti. Salah satu inti itu merupakan sel kelamin betina atau sel telur (ovum). Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan, yaitu melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ruang bakal biji. Kemudian sel kelamin jantan atau spermatozoid masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari. Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan, yaitu peleburan sel kelamin atau spermatozoid dengan sel kelamin betina atau sel telur. Hasil dari pembuahan adalah zigot. Zigot berkembang menjadi lembaga, bakal biji berkembang menjadi biji dan bakal buah berkembang menjadi daging buah. Lembaga yang berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan baru. Tumbuhan akan tumbuh jika biji itu ditanam atau berada pada lingkungan yang cocok.
Seperti telah dijelaskan di bagian sebelumnya, perkembangbiakan generatif pada tumbuhan didahului dengan peristiwa penyerbukan. Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dibedakan menjadi empat macam.
a. Penyerbukan sendiri, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
b. Penyerbukan tetangga, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain tetapi kedua bunga itu masih satu pohon.
c. Penyerbukan silang, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon tetapi masih satu jenis.
d. Penyerbukan bastar, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon dan tidak sejenis tetapi masih satu famili. Contoh penyerbukan antara cabe merah dengan cabe rawit.
2. Tumbuhan Berkembang Biak Secara Vegetatif
Pernahkah kalian melihat pohon pisang tumbuh membentuk rumpun atau kumpulan pohon pisang di sekitarnya? Atau mungkin kalian pernah memperhatikan tumbuhan cocor yang memiliki tunas di ujung daunnya. Contoh-contoh di atas merupakan cara perkembangbiakan tumbuhan dengan cara vegetatif. Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dikelompokkan menjadi perkembangbiakan vegetatif alami dan vegetatif buatan.
a. Perkembangbiakan Vegetatif Alami
Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan secara tidak kawin pada tumbuhan yang terjadi dengan sendirinya tanpa bantuan manusia. Macam-macam perkembangbiakan vegetatif alami, antara lain menggunakan umbi lapis, umbi batang, umbi akar,akar tinggal, geragih, tunas, tunas adventif.

1) Umbi batang
Coba kalian perhatikan umbi yang terdapat pada tanaman kentang! Kalian akan menemukan bakal-bakal tunas yang nanti akan tumbuh menjadi
tumbuhan baru. Kentang termasuk tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang. Umbi batang adalah batang yang tumbuh di dalam tanah dan ujungnya menggelembung menjadi umbi. Umbi batang tersebut sebenarnya merupakan cadangan makanan bagi tumbuhan itu. Pada permukaan umbi batang tumbuh sisik dan kuncup membentuk mata tunas.
2) Umbi lapis
Umbi lapis merupakan pelepah daun yang berlapis-lapis. Pada bagian atas umbi lapis tumbuh daun, sedangkan pada bagian bawah umbi lapis terdiri dari cakram dan akar serabut. Contoh tumbuhan yang memiliki umbi lapis, antara lain bawang merah, bawang putih, bunga bakung, dan bunga tulip. Perkembagbiakan umbi lapis dimulai dengan tumbuhnya siung pada tunas ketiak yang paling luar. Pada awal pertumbuhannya, siung mengambil makanan dari induknya. Jika siung itu telah berdaun dan berakar, siung itu dapat membuat makanannya sediri dengan melakukan fotosintesis.

3) Umbi akar
Umbi akar adalah akar yang membesar berisi cadangan makanan. Jika umbi ini ditanam bersama dengan pangkal batang maka akan tumbuh tunas. Tunas tersebut merupakan tumbuhan baru. Contoh tumbuhan yang memiliki umbi akar, antara lain dahlia, wortel, lobak, dan singkong. Pada singkong umbi akarnya tidak dapat untuk berkembang biak, karena tidak ada pangkal batangnya. Sedangkan umbi akar pada dahlia dan wortel dapat untuk berkembang biak karena ada tunas pada pangkal batangnya.

4) Akar tinggal
Akar tinggal adalah batang yang seluruhnya berada dan tumbuh menjalar di permukaan tanah. Tunas tumbuhan baru tumbuh dari ketiak sisik setiap buku akar tinggal. Contoh tumbuhan yang memiliki akar tinggal, antara lain kunyit, jahe, lengkuas, dan kencur.



5) Geragih
Geragih atau stolon adalah batang yang tumbuh mendatar di permukaan tanah. Tumbuhan baru dimulai dengan kuncup ujung yang menyentuh tanah, kemudian membelok ke atas. Pada bagian yang menyentuh tanah akan tumbuh tunas yang berakar dan berdaun. Tunas-tunas itu tumbuh menjalar dan tidak tergantung lagi pada induknya, tetapi masih tetap berhubungan. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara geragih adalah antanan, arbei, rumput teki, dan strowberi.

6) Tunas
Tunas tumbuh dari batang yang terdapat di dalam tanah. Tunas muda menjadi tumbuhan baru dan tumbuh di sekitar induknya sehingga terbentuklah rumpun. Tunas ini tidak tergantung pada induknya. Walaupun induknya ditebang, tunas ini akan tumbuh terus. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas, antara lain pisang, bambu, dan tebu.

7) Tunas adventif
Perhatikan gambar di samping! Tumbuhan seperti tampak pada gambar di samping berkembang biak dengan tunas adventif. Tunas adventif adalah tunas yang tumbuh tidak di ujung batang dan ketiak daun. Tunas ini tumbuh di bagian tumbuhan yang biasanya tidak bertunas, seperti pada bagian daun dan akar. Contoh tumbuhan yag berkembang biak dengan tunas adventif adalah cocor bebek, sukun, cemara, dan kersen/talok.



b. Perkembangbiakan vegetatif buatan
Perkembangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan secara tidak kawin pada tumbuhan yang sengaja di lakukan oleh manusia atau dengan bantuan manusia. Macam-macam perkembangbiakan vegetatif buatan, antara lain mencangkok, menempel (okulasi), menyambung/ mengenten, stek, dan merunduk.

1) Mencangkok
Mencangkok adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara memotong dahan tumbuhan induknya. Tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhan dikotil atau biji berkeping dua, misalnya jeruk, jambu, mangga, rambutan,durian, dan sebagainya.

2) Menempel (okulasi)
Okulasi atau menempel adalah menempelkan mata tunas dari dua tanaman yang sejenis, tetapi berbeda sifat misalnya mangga manalagi dengan mangga arum manis. Pada dasarnya tujuan okulasi atau menempel sama dengan tujuan mengenten atau menyambung, yaitu menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki gabungan sifat unggul.

3) Menyambung/mengenten
Menyambung atau mengenten adalah menggabungkan batang bawah dan batang atas dua tanaman yang sejenis. Tujuan menyambung adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul. Perhatikan contoh berikut!
Misalnya, ada dua tanaman mangga. Tanaman mangga pertama berakar kuat tetapi buahnya asam, sedangkan tanaman mangga kedua berakar lemah tetapi buahnya sangat manis. Untuk memperoleh pohon mangga yang berakar kuat dan berbuah manis, maka batang bawah dari tanaman mangga berakar kuat disambungkan dengan batang atas tanaman mangga yang berbuah manis
4) Stek
Menyetek adalah memperbanyak tumbuhan dengan menancapkan atau menanam potongan-potongan batang tumbuhan induknya. Tumbuhan yang dapat distek antara lain ketela pohon, tebu, mawar, melati, dan kangkung.

Selain stek batang dikenal pula stek daun dan stek pucuk. Tumbuhan yang dapat diperbanyak dengan stek pucuk antara lain teh dan anak nakal (teh-tehan). Sedangkan tumbuhan yag diperbanyak dengan stek daun antara lain begonia dan sanseviera.
5) Merunduk
Merunduk adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara merundukan batang atau cabang ke tanah sehingga tumbuh akar. Setelah akarnya banyak cabang yang berhubungan dengan tumbuhan induk induk dipotong. Tumbuhan yang biasa dikembangbiakan antara lain alamanda, anyelir, apel, selada air, anggur dan sebagainya.

Perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan memberikan beberapa keuntungan dan kerugian. Berikut beberapa keuntungan dan kerugian vegetatif buatan.
a. Sifat tumbuhan baru sama persis dengan sifat tumbuhan induknya. Jika tumbuhan unggul maka tumbuhan baru pun akan bersifat unggul.
b. Cepat memberikan hasil jika dibandingkan dengan ditanam dengan bijinya.
Sedangkan kerugian vegetatif buatan adalahsebagai berikut.
a. Tumbuhan yang diperbanyak secara vegetatif buatan tidak memiliki akar tunggang sehingga mudah tumbang.
b. perkembangbiakan vegetatif buatan menghasilkan sedikit keturunan atau tumbuhan baru.
c. merusak tumbuhan induk.
C. Perkembangbiakan Hewan
Seperti halnya tumbuhan, perkembangbiakan hewan ada yang tidak kawin dan ada yang kawin. Untuk lebih jelasnya pahamilah uraian berikut!
1. Perkembangbiakan Secara Tidak Kawin pada Hewan
a. Membelah diri
Perkembangbiakan terjadi pada hewan bersel satu, seperti amoeba, protozoa, paramecium, dan virus. Secara umum perkembangbiakan vegetatif pada hewan bersel satu dengan cara membelah diri. Hewan bersel satu, seperti amoeba, mempunyai inti sel. Perkembangbiakan amoeba dimulai dengan pembelahan inti sel menjadi dua bagian. Setelah itu dikuti dengan pembelahan cairan sel dan dinding sel. Akhirnya terbentuklah dua sel amoeba baru. Kedua amoeba ini hidup mandiri dan akan membelah diri lagi.

b. Tunas
Calon anak muncul dari bagian samping tubuh. Lama kelamaan calon anak tersebut besar dan memisahkan diri. Contoh hewan yang dapat bertunas adalah anemon laut dan hydra.

2. Perkembangbiakan Generatif (Kawin) pada Hewan
Setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan memperbanyak jenisnya, begitu pula hewan. Hewan yang telah dewasa akan membentuk sel-sel kelamin. Hewan jantan akan menghasilkan sel kelamin jantan atau sperma, sedangkan hewan betina akan menghasilkan sel kelamin betina atau sel telur/ovum. Perkembangbiakan generatif pada hewan diawali dengan perkawinan atau pembuahan. Pembuahan adalah peleburan antara ovum dengan sperma setelah terjadi pembuahan terbentuklah zigot. Zigot adalah sel telur yang telah dibuahi. Selanjutnya zigot tumbuh menjadi janin, kemudian janin tumbuh menjadi anak atau individu baru. Berdasarkan tempat pertumbuhan janinnya, maka hewan dikelompokkan menjadi hewan melahirkan (vivipar), hewan bertelur (ovipar) dan hewan bertelur-melahirkan (ovovivipar).
a. Hewan Melahirkan atau Vivipar
Vivipar adalah hewan yang melahirkan anaknya. Hewan melahirkan atau vivipar mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.
1) Janin tumbuh di dalam rahim induk betina (masa kehamilan).
2) Janin memperoleh makanan dari induknya dengan perantaraan tali pusat atau plasenta.
3) Pertumbuhan janin relatif lambat.

4) Bentuk tubuh anak yang lahir sama dengan bentuk tubuh induk.
5) Mempunyai daun telinga.
6) Induk betina menyusui anaknya.

Hewan menyusui anaknya disebut mamalia. Contoh hewan melahirkan antara lain kambing, gajah, kucing, singa, tikus, kerbau, kelelewar, sapi,
kuda, beruang, paus, lumba-lumba, dan sebagainya.

b. Hewan Bertelur atau Ovipar
Ovipar adalah hewan yang meletakan telur di luar tubuh induk betinanya. Hewan bertelur atau ovipar memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1) Janin tumbuh di luar tubuh induk betina tetapi di dalam telur bercangkang.
2) Janin memperoleh makanan dari cadangan makanan yang tersimpan dalam telur.
3) Janin tumbuh relatif cepat.
4) Bentuk tubuh anak umumya sama dengan bentuk tubuh induknya.
5) Tidak mempunyai daun telinga.
6) Tidak mempuyai kelenjar susu.
7) Tidak menyusui anaknya.

Contoh hewan bertelur atau ovipar antara lain ayam, burung, ikan, penyu, ular, katak, kupu-kupu, dan sebagainya. Pada beberapa unggas atau burung, telur dierami sehingga memperoleh panas yang sesuai dari tubuh induknya hingga menetas. Masa mengerami setiap jenis burung berbeda-beda. Misalnya, masa mengerami pada ayam adalah 21 hari. Setelah melalui masa mengerami telur ayam akan menetas, kulit telur akan pecah dan akan keluar anak ayam yang sama dengan induknya. Beberapa hewan bertelur, seperti katak, kupu-kupu, nyamuk, dan belalang, ketika belum dewasa bentuk tubuh anaknya berbeda dengan bentuk tubuh induknya. Selama pertumbuhan dan perkembangan menuju kedewasaan, hewan-hewan tersebut mengalami beberapa kali perubahan bentuk yang dikenal dengan istilah metamorfosis.

c. Hewan Bertelur - Melahirkan atau Ovovivipar
Kadal sebenarnya merupakan hewan bertelur, tetapi telurnya menetas di dalam tubuh induk betina kemudian anaknya keluar dari tubuh induk betina.
Hewan yang demikian disebut hewan bertelur-melahirkan atau ovovivipar. Hewan lainnya yang termasuk ovovivipar, antara lain, beberapa jenis ular dan ikan hiu. Ciri-ciri ovovivipar sama dengan ciri-ciri ovipar.


Rangka dan Alat Indera


MATERI IPA KELAS 4 SEMESTER 1
MATERI IPA SEMESTER 1
BAB 1
RANGKA DAN ALAT INDRA MANUSIA

A.RANGKA MANUSIA
1. Bagian – bagian rangka
Rangka manusia terdiri atas tiga bagian yaitu :
a. Rangka kepala /tengkorak
b. Rangka badan
c. Rangka Anggota gerak
Rangka kepala terdiri atas tulang-tulangtengkorak wajah dan tulang pelindung otak.
Tulang-tulang tengkorak wajah terdiri atas
2 tulang hidung, 2 tulang pipi, 2 tulang rahangatas dan tulang rahang bawah, 2 tulang air mata,tulang langit-langit, tulang pisau luku, dan1 tulang lidah
Tulang pelindung otak meliputi
1 tulang dahi, 1 tulang belakang kepala, 2 tulangpelipis, 2 tulang ubun-ubun, 2 tulang baji, dan2 tulang tapis.
Rangka badan meliputi
tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada,tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul.
Tulang belakang terdiriatas
7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang,5 ruas tulang kelangkang, dan 4 ruas tulang ekor.
Tulang rusuk terdiri atas
7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulangrusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang.
Tulang dada terdiriatas tiga bagian, yaitu
tangkai atau hulu, badan, dan taju pedang.
Tulangdada merupakan tempat melekatnya tulang rusuk bagian depan. Tulangrusuk dan tulang dada membentuk rongga dada.
Di atas rongga dada terdapat rangka bahu. Rangka bahu dibentukoleh tulang gelang bahu. Tulang gelang bahu tersusun dari sepasangtulang belikat dan sepasang tulang selangka.Pada badan bagian bawah terdapat rangka panggul. Rangkapanggul dibentuk oleh tulang gelang panggul. Tulang gelang pangguldibentuk oleh 2 tulang usus, 2 tulang duduk, dan 2 tulang kemaluan.
Rangka anggota gerak
Rangka anggota gerak terdiri atas tulang-tulang anggota gerak atas(tangan) dan tulang-tulang anggota gerak bawah (tungkai).
Tulang-tulang anggota gerak atas (tangan), yaitu:
tulang lengan atas, tulanghasta, tulang pengumpil, tulang pergelangan tangan, dan tulang telapaktangan, tulang ruas-ruas jari.
Tulang-tulang anggota gerak bawah(tungkai), yaitu:
tulang paha, tulang kering, tulang betis, tulangtempurung lutut, tulang telapak kaki, tulang pergelangan kaki, dantulang ruas-ruas jari.
2.  SENDI
Hubungan antara tulang-tulang manusia disebut sendi.
Contoh beberapa sendi yangterdapat pada tubuh manusia adalah sebagai berikut.
a.Sendi engsel,
b.Sendi peluru
c.Sendi pelana,
d.Sendi geser,
e.Sendi putar,
Sendi engsel, adalah sendi yang hanya dapatdigerakkan ke satu arah seperti engsel jendelaatau pintu.
Contoh sendi engsel adalah
endipada siku yang menghubungkan tulanglengan atas dan lenggan bawah,
sendi padalutut yang menghubungkan tulang paha dantulang kaki bawah
sendi pada ruas jaritangan dan ruas jari kaki.
endi peluru, adalah sendi yang memung-kinkan gerakan ke semua arah.
Contohnya,
sendi pada ruas tulangleher yang paling atas,
sendi pada bahu yangmenghubungkan tulang lengan atas dengantulang gelang bahu,
sendi pada panggulyang menghubungkan tulang paha dantulang gelang panggul.
Sendi pelana, adalah sendi yang bergerak kedua arah, yaitu ke samping dan ke depan.
Contohnya
sendi antara tulang telapaktangan dan pangkal ibu jari.
Sendi geser, adalah persendian tempat ujungtulang yang satu menggeser ujung tulangyang lain.
Sendi geser dijumpai padatulang hasta dan tulang pengumpil.
Sendi putar, adalah persendian tempat tulangyang satu berputar mengelilingi tulang lainnyayang bertindak sebagai poros.
Sendi putarterdapat pada hubungan antara tulang atlas(tulang leher yang pertama) dan tulangtengkorak.
3.FUNGSI RANGKA
Fungsi rangka bagimakhluk hidup, antara lain,
menguatkandan menegakkan tubuh,
menentukan bentuktubuh,
tempat melekatnya otot,
melin-dungi bagian-bagian tubuh yang pentingdan halus.
B. MEMELIHARA KESEHATAN RANGKA
Cara memelihara kesehatan rangka /, Untuk dapatmemelihara kesehatan rangka,yang harus kita lakukan antara lain :
rajin berolahraga,
mempelajaripenyebab beberapa jenis penyakit tulang,
mengetahui sikap tubuhyang benar dan salah dalam kehidupansehari-hari.
Kandungan gizi dalam makanan yang kita makan.
Beberapagangguan pada tulang belakang adalah sebagai berikut.
a.Skoliosis,
b.Kifosis
c.Lordosis,
Skoliosis, yaitu tulang belakang membengkok ke kiri atau ke kanan.Penyebabnya adalah sering membawa beban yang terlalu berat padasalah satu sisi anggota gerak atau pada bahu.
Kifosis, yaitu tulang belakang membengkok ke belakang. Penyebabnyaadalah kebiasaan duduk membungkuk atau sering membawa bebanyang terlalu berat di punggung.
Lordosis, yaitu tulang belakang membengkok ke depan. Penyebabnyamungkin karena terjatuh saat masih kecil atau duduk terlalu condongke depan.
Untuk menghindari akibat buruk dari sikap tubuh yang salah, makakamu harus membiasakan sikap tubuh yang benar. Misalnya,
punggungselalu dalam posisi tegak ketika duduk, berdiri, atau ketika mengangkatbeban.
Tekuklah lutut jangan menekuk punggung.
Saat membawa beban,seimbangkan antara beban sebelah kiri dan kanan.
Gangguan atau penyakit yang dapat menyerang tulang,antara lain
polio,
rakitis,
osteoporosis,
rematik.
a.Polio
Penderita polio akan mengalami kelum-puhan sehingga lama-kelamaan tulangnyaakan mengecil. Penyakit polio dapat dicegahdengan pemberian vaksin polio. Pemberianvaksin biasanya dilakukan melalui mulut padasaat anak berusia di bawah lima tahun.
b.Rakitis
Rakitis merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan terham-batnya pertumbuhan tulang. Penyakit ini timbul karena penderitakekurangan vitamin D dan sinar matahari pagi. Orang yang menderitapenyakit rakitis memiliki tulang kaki yang lemah dan biasanyaberbentuk X atau O karena tidak dapat menahan berat tubuh.
c.Osteoporosis
Osteoporosis atau tulang keropos meru-pakan penyakit yang menyebabkan tulangmudah retak atau patah. Penyakit inibiasanya menyerang orang lanjut usia,terutama perempuan. Penyebab osteoporosisadalah tubuh kekurangan zat kapur (kal-sium). Untuk mencegak osteoporosis, kamuperlu mengonsumsi makanan yang banyakmengandung vitamin D dan kalsium sepertiikan dan susu.
d.Rematik
Rematik merupakan penyakit yangmenyebabkan rasa nyeri pada persendian.Persendian yang biasa terkena adalahpersendian kaki, tangan, dan siku. Rasa nyerikadang disertai pembengkakan sendi. Jikatidak segera diobati, penyakit ini dapatmengakibatkan komplikasi yang berbahaya,misalnya jantung. Komplikasi merupakanpenyakit yang timbul kemudian karenapenyakit yang ada tidak diobati.
3.Makanan Bergizi dan Olahraga
Pertumbuhan tulang pada anak-anak dipengaruhi oleh factor dalam dan factor luar.
faktor dalam seperti makanan, vitamin,dan mineral.
faktor luar yang turut berpengaruhterhadap pertumbuhan tulang. Misal-nya, sinar matahari, beban yang seringdiangkat, dan benturan.
Makanan yang dibutuhkan untukmenjaga kesehatan tulang adalahmakanan yang banyak mengandungvitamin D, kalsium, dan fosfor.
VitaminD banyak terdapat pada ikan, susu, dankuning telur.
Kalsium banyak terdapatpada susu, kacang-kacangan, ikan, dan buah-buahan.
Fosfor banyakterdapat pada ikan, jagung, dan kacang-kacangan.
Olahraga yang teratur juga dapat memperkuat struktur tulang. Akanlebih baik jika kamu bisa terkena sinar matahari di pagi hari, karena sinarmatahari membantu proses pengubahan provitamin D menjadi vitamin D.
Jadi, untuk membentuk rangka yang baik kita perlu
makan makananyang bergizi,
memperlakukan tubuh dengan sikap yang benar
memperolehcukup sinar matahari pagi
tidak mengangkat beban berat yang melebihikemampuan tubuh
dan olahraga teratur.
C. ALAT INDRA MANUSIA
1.Indra Penglihat (Mata)
2.Indra Pendengar (Telinga)
3.Indra Pembau (Hidung)
4.Indra Pengecap (Lidah)
5.Indra Peraba (Kulit)
1.Indra Penglihat (Mata)
a.Bagian-Bagian Mata
Bagian luar mata, antara lain, alis mata, kelopak mata, kelenjarmata, dan bulu mata.
Bagian dalam mata, antara lain, lapisan sclera, lapisan koroid, retinaatau selaput jala, lensa mata, otot mata, dan saraf mata.
•Alis Mata.
Alis mata terdapat di atas mata.
Alis mata berguna untukmencegah masuknya keringat ke dalam mata.
•Kelopak Mata.
Kelopak mata berguna untuk menutup bola mata.
Fungsi kelopak mata berkedip, adalah
untuk membasahimata,
menggiring kotoran keluar dari mata, dan
mengistirahatkanretina dari terpaan cahaya yang terus-menerus.
•Kelenjar Mata.
Pada kelopak mata bagian atas terdapat kelenjarair mata yang selalu menghasilkan air mata
Air mata berguna untuk :
membasahi kornea,
melindungi mata dari kuman, dan
menjagamata dan bagian dalam kelopak mata agar tetap sehat dan lembut.
•Bulu Mata.
Bulu mata dapat diumpamakan sebagai tirai (kisi-kisi).
Kegunaan bulu mata untuk :
mengurangi cahaya yang masuk kemata apabila cahayanya terlalu kuat dan
mencegah debu dankotoran agar tidak masuk ke dalam mata.
•Lapisan Sclera.
Lapisan sclera adalah lapisan terluar yangberwarna putih, kecuali bagian depan tidak berwarna atau bening.
Bagian yang bening tersebut dinamakan kornea.
Kornea berfungsi
menerima rangsang berupa cahaya danmeneruskannya ke bagian mata yanglebih dalam.
Kornea adalah bagianmata yang dapat disumbangkan dandicangkokkan pada orang lain yangmembutuhkannya.
•Lapisan Koroid.
Lapisan koroidadalah lapisan tengah yang banyakmengandung pembuluh darah.
Di bagian depan, lapisan koroidmembentuk iris (selaput pelangi). Iris berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahayayang masuk ke mata. Di tengah iris terdapat celah yang disebutanak mata atau pupil.
Fungsi pupil adalah tempat lewatnya cahayamenuju retina.
Jika cahaya terlalu terang, maka pupil mengecil. Danjika cahaya terlalu redup, maka pupil melebar.
•Retina atau Selaput Jala.
Pada retina terdapat bagian yang sangatpeka terhadap cahaya yang disebut disebut bintik kuning (fovea).Selain itu terdapat pula bintik buta. Bintik buta adalah bagian yangtidak peka terhadap cahaya dan merupakan tempat keluarnya sarafmata menuju otak.
•Lensa Mata.
Pada bola mata terdapat lensa mata. Lensa mataadalah sebuah benda bening yang berbentuk cembung. Lensa mataberada di belakang iris. Lensa mata berfungsi meneruskan danmengumpulkan cahaya atau bayangan benda agar jatuh tepat diretina.
Kemampuan Lensa mata untuk berubah menjadicembung atau pipih disebut daya akomodasi.
•Otot Mata.
Otot mata berguna untuk menambatkan bola mata padadinding dalam rongga mata dan menggerakkan bola mata. Otot mataberjumlah tiga pasang.
Ketiga pasang otot tersebut adalah ototpenggerak ke arah atas dan ke arah bawah, otot penggerak ke arahkiri dan ke arah kanan, serta otot pemutar bola mata.
Otot-otot matamelekat pada tulang tengkorak, tepatnya pada rongga mata.
•Saraf Mata.
Saraf mata merupakan saraf penglihatan atau sarafoptik.
Saraf mata berfungsi untuk meneruskan rangsang cahaya yang diterima sel-sel reseptor ke susunan saraf pusat di otak. Dengandemikian, kita dapat melihat suatu benda.
•Cairan Bola Mata.
Cairan bola mata terdapat di antara kornea dan lensa mata dan di antara lensa dan retina.
Cairan bola mata berwarnakeputih-putihan dan berbentuk seperti agar-agar.
Cairan bola mata berfungsi memberi bentuk pada mata.
b.Cara Kerja Mata
Mata bekerja saat menerimacahaya. Tanpa cahaya, mata tidak dapat berfungsi dengan baik.
Pantulan cahaya dari suatu benda masuk melalui pupil kemudianditeruskan ke dalam lensa mata.
Oleh lensa mata, cahaya diarahkansehingga bayangan benda jatuh pada retina.
Ujung-ujung saraf di retina menyampaikan bayangan benda ituke otak.
Selanjutnya, otak mengolah bayangan tersebut sehingga kitadapat melihat benda tersebut.
c.Kelainan pada Mata
•Rabun Jauh (Miopi).
•Rabun Dekat (Hipermetropi).
•Rabun Tua (Presbiopi).
•Rabun Senja (Hemerolopi).
•Buta Warna.
•Rabun Jauh (Miopi).
Tidakdapat melihat suatu benda dengan jelas apabila jaraknya jauh.
Penyebabnya adalah lensa mata terlalu pipih.
Pada mata orang yangmenderita rabun jauh, bayangan benda jatuh di depan retina.
Agar bayangan benda jatuh tepat di retina, penderita sebaiknyamenggunakan kacamata yang berlensa cekung (lensa negatif).
•Rabun Dekat (Hipermetropi).
Tidak dapatmelihat benda kecil di dekatnya/dengan jarak dekat.
. Misalnya, tidak dapat membacahuruf kecil di koran dari jarak dekat.
Penderita rabun dekat, bayangan benda jatuh di belakang retina.
Agar bayangan benda jatuh tepat di retina, penderita sebaiknyamenggunakan kacamata berlensa cembung (lensa positif).
•Rabun Tua (Presbiopi).
Tidak dapatmelihat benda yang letaknya jauh maupun dekat. Penyebabnya daya akomodasi sangat lemah.
Penderita dapatditolong dengan menggunakan kaca mata berlensa rangkap.
Kacamata berlensa rangkap adalah kacamata yang terdiri atas lensapositif dan lensa negatif.
•Rabun Senja (Hemerolopi).
Penderita rabun senja tidak dapatmelihat benda secara jelas pada waktu senja hari.
Hal tersebutdisebabkan penderita kekurangan vitamin A.
•Buta Warna.
Buta warna termasuk salah satu kelainan pada mata.
Penderita buta warna tidak mampu membedakan warna-warnatertentu.
Misalnya, warna merah, kuning, hijau, dan biru. Cacatmata ini termasuk kelainan yang bersifat menurun.
d.Memelihara Kesehatan Mata
Hal-hal yang perlu diperhatikan agar mata tetap sehat , antara lain:
mengusahakan untuk makan makanan yang mengandung vitamin A (seperti sayuran dan buah-buahan;)
jangan membaca di bawahpenerangan yang terlalu redup atau terlalu terang;
saat membaca, jaraktulisan dengan mata diusahakan sekitar 30 cm;
jangan membaca bukuatau menonton televisi sambil berbaring; dan
hindarkan mata darikotoran atau debu dengan cara memakai kacamata.
2.Indra Pendengar (Telinga)
Telinga kita hanya mampu mendengarkan suara yangberfrekuensi antara 20 – 20.000 getaran per detik (Hertz/Hz).
a.Bagian-Bagian Telinga dan Fungsinya
Telinga terdiri atas tiga bagian, yaitu telinga bagian luar, bagiantengah, dan bagian dalam.
Telinga bagian luar terdiri atas daun telinga,lubang telinga, dan gendang telinga.
Daun telinga terdiri atas tulang rawan yang dapat ditekuk. Daun telinga berfungsi untuk menangkap suara dari luar.Suara yang telah ditangkap lalu diteruskanlewat lubang telinga menuju ke gendangtelinga.
Telinga bagian tengah terdiri atas tulang martil, tulang landasan, dan tulangsanggurdi.
Ketiga tulang itu disebut tulang-tulang pendengaran.
Telinga bagian tengahberfungsi menerima suara yang ditangkapoleh telinga bagian luar.
Saluran eustachius menghubungkan telinga tengah dengan rongga mulut.
Fungsi saluran eustachius adalahuntuk menyeimbangkan tekanan udaraantara telinga luar dengan telinga tengah.
Telinga bagian dalam terdiri atas tingkap jorong, bundar, tigasaluran setengah lingkaran, serta rumah siput (koklea). Pada rumah siputterdapat ujung-ujung saraf pendengaran dan alat keseim-bangan tubuh.
b.Cara Kerja Telinga
Suara tersebut ditangkap oleh gendang telinga. Akibatnya, gendang telinga bergetar.Getaran ini lalu diteruskan oleh tulang-tulang pendengar ke telingabagian dalam, tepatnya di ujung saraf. Oleh saraf, getaran tersebutdisampaikan ke otak agar diolah sehingga kita dapat mendengar.
c.Kelainan pada Telinga
Telinga bisa mengalami kelainan maupun terserangpenyakit. Misalnya, tuli dan congek.
•Tuli.
Tuli adalah ketidakmampuan telinga untuk mendengarkanbunyi atau suara. Tuli dapat disebabkan oleh adanya kerusakanpada gendang telinga, tersumbatnya ruang telinga, atau rusaknyasaraf pendengaran. Pada orang yang telah berusia lanjut, ketulianbiasanya disebabkan oleh kakunya gendang telinga dan kurangbaiknya hubungan antartulang pendengaran.
•Congek.
Congek adalah penyakit telinga yang biasanyadisebabkan oleh infeksi pada bagian telinga yang tersembunyi ditengah-tengah. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri.
3.Indra Pembau (Hidung)
a.Bagian-Bagian Hidung dan Fungsinya
Hidung terdiri atas dua bagian, yaitulubang hidung dan rongga hidung.
Ronggahidung terbentuk oleh tulang hidung dantengkorak.
Pada rongga hidung terdapatselaput lendir atau membran mukus danrambut halus yang disebut bulu hidungatau silia.
Bulu hidung dan selaput lendir bergunauntuk menyaring kotoran yang masukhidung bersama dengan udara pernapasan.
Kotoran tersebut dapat berupa debu,kuman, dan cairan.
Apakah yang menyebabkan bersin?Bersin terjadi jika lubang hidung kemasukan suatu kotoran, maka selaput lendir akanterangsang sehingga menimbulkan rasa geli. Oleh karena itu, terjadilahbersin sehingga kotoran akan terbawa keluar.
Saat menderitaflu, tidakdapat membau dengan baik. Mengapa demikian? Karena selaput hidungyang membengkak dan berlendir menyebabkan indra pembau tertutup oleh lendir.
Akibatnya, indra pembau tidak dapat menerima rangsangbau dengan baik.
b.Cara Kerja Hidung
Saat kita menghirup udara pernapasan, bau tersebut ikut masuk ke dalam hidung. Di rongga hidung, bau akan larut di dalam lendir.Selanjutnya, rangsangan bau akan diterima oleh ujung-ujung sarafpembau serta diteruskan ke pusat penciuman dan saraf pembau. Olehotak, rangsang tersebut ditanggapi sehingga kita dapat mencium bauyang masuk hidung.
c.Kelainan pada Hidung
Contoh gangguan-gangguan yangdialami hidung, antara lain, pilek (tersumbatnya saluran pernapasan),polip (daging tumbuh di dalam rongga hidung), dan rusaknya sarafpembau akibat cedera pada kepala.
d.Memelihara Kesehatan Hidung
Cara merawat hidung agar tetap sehat, antara lain, sebagai berikut.:
1)Membersihkan hidung secara rutin. Sebaiknya kita membersihkanhidung setiap hari. Hidung menjadi kotor karena udara yang kitahirup mengandung debu. Membersihkan hidung sebaiknyamenggunakan kapas.
2)Menutup hidung saat berada pada lingkungan yang kotor.Misalnya, lingkungan yang berdebu, banyak asap rokok, dan asapkendaraan.
3)Segera berobat ke dokter jika mengalami gangguan pada hidung.Gangguan dalam waktu lama dapat merusak fungsi hidung.
4.Indra Pengecap (Lidah)
a.Bagian-Bagian Lidah dan Fungsinya
Pada permukaan lidah terdapat bintil-bintil. Pada bintil-bintil tersebut terdapatujung-ujung saraf pengecap yang sangatpeka terhadap rangsang rasa makananatau minuman yang masuk ke dalammulut.
Syaraf yang peka terhadap rasa :
PAHIT berada di pangkal lidah, MANIS berada di ujung lidah, ASIN berada di samping kanan kiri sebelah depan, ASAM berada di samping berada di dalam .
b.Cara Kerja Lidah
Proses Kerja Lidah yaitu :
Makanan atau minumanyang telah berupa larutan di dalam mulut akan merangsang ujung-ujung saraf pengecap. Oleh saraf pengecap, rangsangan rasa iniditeruskan ke pusat saraf pengecap di otak. Selanjutnya, otak menang-gapi rangsang tersebut sehingga kita dapat merasakan rasa suatu jenismakanan atau minuman.
c.Kelainan pada Lidah
Jika kita makan terlalu panas, terlalu pedas, terlalu asin, atau terlaluasam, maka kepekaan lidah kita akan terganggu. Gangguan ini hanyabersifat sementara. Oleh karena itu, sebaiknya kita makan makananyang tidak terlalu panas, tidak terlalu pedas, tidak terlalu asin, dan tidakterlalu asam. Fungsi lidah juga dapat terganggu jika lidah terserangsariawan. Sariawan adalah sejenis infeksi jamur yang berupa bintik-bintik putih agak menye-rupai sisa-sisa susu pada lidah, langit-langitmulut, dan gusi. Penyakit ini disebabkan kekurangan vitamin C.
d.Memelihara Kesehatan Lidah
Cara memelihara kesehatan lidah, antara lainsebagai berikut.:
1)Menghindari makan makanan yang terlalu panas atau terlaludingin. Makanan yang terlalu panas atau dingin dapat merusakbintil pengecap. Jika bintil pengecap rusak, maka lidah tidak dapatmerasakan lezatnya makanan.
2)Menyikat lidah saat menggosok gigi agar kotoran pada lidah hilang.Gunakanlah sikat gigi yang bersih dan lembut. Sikat gigi yang kasardapat melukai lidah dan gusi.
3)Makan makanan yang mengandung vitamin C. Vitamin Cbermanfaat mencegah sariawan.
5.Indra Peraba (Kulit)
Fungsi kulit secara umum:
Kulit berfungsi untuk melindungibagian-bagian tubuh sebelah dalam kita dari pengaruh luar.
Kulit jugaberfungsi mengatur suhu tubuh dan sebagai indra peraba.
a.Bagian-Bagian Kulit danFungsinya
Kulit terdiri atas tigalapisan, yaitu epidermis, dermis, danhipodermis.
•Epidermis.
Epidermis merupakan lapisan terluar dari kulit. Lapisanepidermis tersusun atas kulit ari dan lapisan malpighi. Pada epidermis terdapat saluran keringat, lubang kulitatau pori-pori, dan ujung rambut. Kulit ari merupakan lapisan epidermis terluar. Kulit ari tersusun atas sel-selterluar dari lapisan malpighi yang
telah mati. Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit-bibitpenyakit ke dalam tubuh dan mencegah menguapnya air daritubuh. Lapisan malpighi berada di sebelah dalam kulit ari. Lapisanini tersusun atas sel-sel yang aktif membelah diri.
•Dermis.
Dermis berada di bawah atau di sebelah dalam epidermis.Pada dermis terdapat kelenjar keringat, kelenjar minyak, akarrambut, pembuluh darah, saraf, dan reseptor indra peraba.
•Hipodermis.
Hipodermis adalah lapisan kulit yang paling dalam.Lapisan ini mengandung banyak jaringan lemak yang bergunauntuk menghangatkan tubuh.
b.Cara Kerja Kulit
Rangsang yang dapat diterima kulit berupa sentuhan panas, dingin,tekanan, dan nyeri. Ketika kulit menerima rangsang, rangsang tersebutditerima oleh sel-sel reseptor. Selanjutnya, rangsang akan diteruskan keotak melalui urat saraf. Oleh otak, rangsang akan diolah. Akibatnya,kita merasakan adanya suatu rangsang. Otak pun memerintahkantubuh untuk menanggapi rangsang tersebut.
c.Kelainan pada Kulit
Beberapa penyakit kulityang sering kita temui adalah jerawat, panu, dan kadas.
•Jerawat.
Jerawat mudah menyerang kulit wajah, leher, punggung,dan dada. Penyakit ini timbul akibat ketidakseimbangan hormondan kulit yang kotor. Anak-anak yang memasuki masa remaja sertaorang-orang yang memiiki jenis kulit berminyak sangat rentanterhadap jerawat.
•Panu.
Panu disebabkan oleh jamuryang menempel di kulit. Panu tampaksebagai bercak atau bulatan putih di kulitdan disertai rasa gatal. Panu timbul karenapenderita tidak menjaga kebersihan kulit.
•Kadas.
Kadas nampak di kulit sebagaibulatan putih bersisik. Pada setiap bulatanterdapat garis tepi yang jelas dengan kulityang tidak terkena. Kadas juga menyebab-kan rasa gatal. Penyakit ini disebabkan jamur.
d.Memelihara Kesehatan Kulit
1. Agar kulit selalu sehat, maka kita harusselalu menjaganya dengan baik. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan, antara lain,mandi dua kali sehari, mencuci tangan dankaki sebelum tidur secara teratur.
2. makan makanan yangbanyak mengandung vitamin E. Banyakmakan sayuran hijau dan buah-buahan.Semua itu berperan dalam menjaga keseha-tan kulitmu.
SOAL!
1.Berikut ini yang bukan merupakan fungsi rangka adalah ….
a.membentuk tubuh                b.membentuk daging
c.tempat melekatnya otot       d.menegakkan tubuh
2.Tulang anggota gerak tubuh bagian atas dan bawah disebut ….
a.rangka poros                                    b.rangka tubuh
c.rangka anggota tubuh          d.rangka anggota gerak
3.Sendi engsel terdapat pada ….
a.ibu jari         b.tumit
c.siku              d.pinggul
4.Setiap persendian kita dapat digerakkan dengan bantuan ….
a.kulit              b.daging
c.otot               d.perasaan
5.Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tiga, yaitu ….
a.tulang kepala, tulang tubuh, dan tulang anggota gerak
b.tulang tengkorak, tulang belakang, dan tulang anggota gerak
c.tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek
d.tulang poros, tulang anggota gerak atas, dan tulang anggota gerakbawah
6.Tulang rusuk membentuk semacam sangkar yang disebut ….
a.rongga dada             b.rongga badan
c.rongga rusuk            d.rongga depan
7.Bagian rangka yang melindungi jantung dan paru-paru adalah ….
a.tulang rusuk                         b.tulang selangka
c.tulang betis              d.tulang panggul
8.Kelainan akibat tulang punggung membungkuk ke samping (ke kanandan ke kiri) disebut ….
a.kifosis          b.lordosis
c.skoliosis       d.sinapsis
9.Cacat rabun jauh (miopi) dapat ditolong dengan menggunakan kacamataberlensa ….
a.datar                         b.cembung
c.cekung          d.cekung-cembung
10.Bagian mata yang dapat didonorkan adalah ….
a.lensa mata    b.retina
c.kornea          d.iris
11.Menggunakan alat peraba, kita akan dapat mengenal benda tentang ….
a.warnanya                  b.berat-ringannya
c.kasar-halusnya         d.jauh-dekatnya
2.Kulit paling luar pada tubuh kita adalah ….
a.kulit jangat               b.kulit ari
c.epidermis                 d.hipodermis
13.Untuk melihat benda-benda yang sangat kecil digunakan ….
a.teleskop                    b.periskop
c.stetoskop                  d.mikroskop
14.Bagian tengah dan bagian telinga luar dibatasi oleh ….
a.daun telinga                         b.rumah siput
c.selaput gendang       d.saluran eustachius
15.Bunyi yang dapat kita dengar adalah bunyi yang frekuensinya antara ….
a.20 – 20.000 Hz         b.40 – 20.000 Hz
c.20 – 30.000 Hz          d.40 – 30.000 Hz
ESSAY
1.Zat-zat apa sajakah yang menyusun tulang?
2.Sebutkan tiga macam gangguan tulang!
3.Jelaskan fungsi gerakan berkedip pada kelopak mata!
4.Mengapa permukaan mata kita tidak pernah kering?
5.Mengapa saat kita menangis, hidung kita ikut basah juga?